Minggu, 17 Juli 2016

Isi buku kitab pustaka ini menceritakan tentang apa?

Dikarenakan terinspirasi dari literatur Buddhisme yang religius, maka kisahnya berawal dari sebuah kerajaan gaib para naga surgawi yang berpusat di pulau Bali sejak ratusan tahun lalu. Kenapa di pulau Bali? Karena hanya di pulau itulah sisa – sisa dari peninggalan corak klasik kerajaan Hindu Buddha masih tetap eksis dan aktif hingga saat ini. Selain itu ada sebuah alasan pribadi dari saya untuk memilih pulau Bali sebagai lokasi setting cerita. Karena kecintaan saya yang teramat sangat terhadap pulau Bali dan seni budayanya mungkin bisa menjadi salah satu alasannya.
Alur cerita yang saya pakai dalam buku ini adalah alur maju dan mundur yang kompleks bentuknya. Berbeda dari tulisan novel saya lainnya yang sederhana dan biasa menggunakan alur maju terus pantang mundur. Tokoh utamanya terinspirasi banyak dari figur para Bodhisatwa dalam kitab Sutra Buddhis dan tokoh utama itulah yang dalam buku pertama ini diceritakan menjadi sosok protagonis pokok dalam cerita. Awal mula cerita dimulai dari kerajaan gaib para naga tadi yang telah dijajah dan dikuasai oleh salah satu dari enam raja para naganya yang telah berubah menjadi iblis jahat.
 Untuk bisa memerdekakan kerajaan itu, kelima raja lainnya pun mencari cara untuk memusnahkan raja iblis yang sudah menjajah kerajaan. Sosok protagonis ini pun akhirnya terpilih dan ditakdirkan untuk menjadi pengganti dari raja keenam sekaligus penghancur raja iblis tadi yang juga sekaligus sebagai mantan raja para naga yang keenam. Di akhir cerita tokoh utamanya pun ditahtakan menjadi raja para naga yang keenam oleh seisi kerajaan.
Unsur Buddhisme yang religius dari kitab – kitab Sutra Buddhis menjadi bagian penting dalam membentuk cerita dalam buku ini, sehingga tidak lagi terlalu sulit untuk dipahami secara radikal dan instan jika buku ini adalah bentuk lain dari Mahabharata namun dalam versi Buddhisme yang ortodoks. Mungkin hanya itulah penjelasan yang bisa saya utarakan semampu saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar